Trik Menjadi Pemenang di Dunia Bisnis Yang Semakin Kompetitif

 

Kubik Leadership / Innovate For Impact

Ilmu dan pengalaman bisnis saya lebih banyak saya peroleh di lapangan ketimbang di bangku kuliah. Kuliah saya di Magister Bisnis IPB di awal tahun 2000 lebih banyak mempertegas pengalaman lapangan dan meluruskan beberapa paradigma saya yang keliru. Bisnis yang jalani menjadi lebih tertata, terkelola dan tidak membuat saya sering “sakit kepala”.

Di awal bisnis saya dulu, saya sangat menyakini pesan “jadilah yang terbaik.” Berbekal paradigma ini, saya berusaha keras untuk menjadi yang terbaik di dalam semua lini bisnis yang saya jalani. Saya sangat tersiksa apabila ada bisnis sejenis yang jauh lebih baik dibandingkan bisnis yang saya jalani. Berbagai upaya saya lakukan agar saya bisa “mengalahkan” pesaing. Akhirnya, saya mengalami kelelahan, dan semua bisnis saya pun tutup alias bangkrut di awal tahun 2000.

Belajar dari pengalaman itu, paradigma saya berubah dari jadilah yang terbaik menjadi “jadilah yang berbeda.” Saya selalu mencari perbedaan apa yang bisa saya lakukan dalam bisnis saya yang itu mudah dikenali pelanggan. Konsep Blue Ocean Strategi yang ditawarkan W Chang Kim dan Renee Maubourgne saya lahap habis. Di tahun 2003, Set Godin menawarkan konsep Purple Cow: Transform Your Business juga menjadi pegangan saya. Inti pesannya sama “jadilah yang berbeda.”

Kami pernah mengeluarkan produk dengan landasan berpikir “jadilah yang berbeda”, dan itu berujung kepada tidak lakunya “produk” yang kami tawarkan. Meski produk kami banyak yang mengapresiasi positif, tetapi kami rugi beberapa milyar. Kata sahabat saya “produk sampeyan keluar terlalu cepat, belum waktunya.”

Kini saya menyadari bahwa pijakan utama bisnis adalah “memuaskan customer“. Fokuslah kepada semua hal yang memuaskan customer. Apapun itu, bila bukan untuk memuaskan customer maka tidak layak diadakan, meski terlihat menarik. Ibarat pertandingan sepakbola, percuma bermain cantik bila tidak mencetak gol apalagi kemudian kalah. Percuma kita punya produk yang menarik tetapi tidak dibutuhkan dan tidak bisa memuaskan customer.

  Dengarkan Insting Anda

Bisnis itu intinya memuaskan customer, bukan memuaskan diri sendiri. Puaskanlah customer dengan cara yang berbeda yang itu menjadi ciri khas bisnis Anda, maka percayalah Anda akan menjadi yang terbaik di bisnis Anda. Ya, paradigma jadilah yang terbaik dan jadilah yang berbeda itu baik tetapi tidak bisa menjadi “kompas” dalam bisnis. Kompas dalam bisnis adalah kepuasan pelanggan dan dua paradigma itu menjadi penopangnya.

Itu pengalaman saya, bagaimana dengan pengalaman Anda?

 

Jamil Azzaini
CEO Kubik Leadership

 

Informasi training, coaching dan consulting: hubungi 021-29-400-100 atau 082-111-999-022

Subscribe Inspirasi Leadership Jamil Azzaini di Youtube Channel Kubik Leadership

Keep Sharing & Inspire Your Lovable Friends