Tepatnya 6 tahun lalu sebelum bertemu Kubik Group, saya adalah orang yang belum menemukan arah hidup yang jelas dan bekerja hanya sekedar untuk mencari uang. Dalam periode waktu 2002 – 2011 saya sudah berpindah pekerjaan maupun perusahaan sebanyak lebih dari 10 kali.

Hati selalu gelisah jika harus berangkat kerja, suasana tidak nyaman selalu menyertai ketika berada di tempat kerja dan ingin rasanya buru buru pulang ketika waktu kerja selesai. Hal seperti ini berulang terus menerus selama periode waktu tersebut.

Tips Menemukan Lingkungan Yang Memberdayakanmu

Awalnya saya tidak mengerti mengapa hal ini terus terjadi kepada saya. Saya akhirnya mulai menganggap bahwa ketidaknyamanan saya disebabkan oleh perilaku orang lain dan lingkungannya. Hal ini menyebabkan saya menjadi pribadi pengeluh, pemarah, sensitif, hitung hitungan bahkan mau menang sendiri. Saya tidak menyadari bahwa semua hal tersebut mengubah saya menjadi pribadi yang semakin turun kualitasnya.

Namun semenjak saya bertemu Jamil Azzaini dan Indrawan Nugroho, saya diajarkan melihat sesuatu dengan cara baru dan hal tersebutlah yang menyebabkan saya memiliki perilaku baru yang membuat saya terdorong masuk ke dalam lingkungan yang memberdayakan.

Berikut saya share sedikit tips bagi anda yang saat ini menginginkan untuk berada di lingkungan yang sehat dan memberdayakan.

#1. Acceptance
Saat anda merasa terjebak dalam sebuah lingkungan yang tidak sehat, biasanya respon alami manusia akan melakukan 3 hal yaitu fight (melawan), flight (menghindar) atau freeze (tidak melakukan apapun). Ketiga hal ini justru akan mendorong kita semakin sulit untuk keluar dari rasa tidak nyaman tersebut. Mulai dulu dengan “accept” kondisi yang ada. Apa itu? Mulai dengan “menerima” rasa tidak nyaman yang ditimbulkan oleh perilaku seseorang. Jadi bukan menerima perilaku buruknya, namun berusaha dulu menerima rasa di dalam diri ini. Bentuk penerimaan ini bisa bermacam macam, seperti memaafkan, tidak emosi, tetap tersenyum, dll. Accept adalah pintu masuk pertama dari peluang masuknya anda kelingkungan yang lebih sehat.

  Seberapa Tinggi Value Anda?

#2. Involvement
Banyak orang mengira bahwa dirinya adalah korban dari lingkungan yang tidak baik. Padahal kita bisa menjadi pelaku atas lingkungan yang kita harapkan. Caranya adalah terus terus aktif melibatkan diri untuk melakukan hal hal yang memberikan kontribusi positif bagi lingkungan. Biasanya orang enggan melakukan hal ini karena sebuah pemikiran “enak di elo ga enak di gue dong?”. Padahal ketika anda berperan aktif dan terlibat untuk melakukan hal hal extraordinary, ini adalah peluang untuk membuat orang lain tertarik pada anda dan andalah pada akhirnya yang akan menciptakan lingkungan baru dimana anda akan dicintai dan merasa nyaman.

#3. Values
Lingkungan yang sehat dan terasa nyaman kuncinya terletak pada kesamaan nilai yang dianut bersama di dalam organisasi atau lingkungan tersebut. Temukan dulu apa yang menjadi “nilai-nilai utama” yang menjadi pondasi diri anda, dan mulailah bergaul dan bersahabat dengan orang orang yang memiliki nilai yang sama dengan anda. Dari sini anda akan dikelilingi oleh orang orang yang membentuk lingkungan yang nyaman bagi anda. Values selalu bentuknya positif, hanya saja semua values belum tentu cocok satu sama lain. Tugas kitalah yang mengidentifikasi values diri yang sebenarnya dan secara otomatis vibrasi itu akan mendorong anda untuk dekat dengan mereka yang valuesnya sama.

Ketiga hal itulah yang akhirnya membuat saya berada di lingkungan perusahaan terbaik yang pernah saya miliki. Karena entah kenapa, saya tidak merasa seperti sedang bekerja, namun sedang melakukan hoby yang dibayar bersama keluarga saya yang kedua. Berkat lingkungan Kubik Group juga, saya akhirnya terbentuk dan terdorong untuk selalu memiliki perilaku perilaku yang memberdayakan diri dan orang lain dengan tujuan kita bisa menjadi HARAPAN bagi banyak orang dan mampu menunjukkan HARAPAN baru didiri sebanyak mungkin orang.

  Penghambat Inovasi

Jika anda menyukai artikel ini, silahkan share dan semoga artikel ini bisa memberi manfaat dan meningkatkan harapan semua orang.

Andra Donatta
Personal Development Coach
Trainer Internal Kubik Training
Mentor TEMPA (Trainers Mentoring Program)

Keep Sharing & Inspire Your Lovable Friends