Silent Treatment

 

Oleh Jamil Azzaini, CEO Kubik Leadership

Tadi malam, saya ngobrol panjang lebar dengan anak saya. Dia bercerita tentang teman-temannya, sekolahnya, gurunya, dan kompetisi yang ingin diikutinya. Saya mendapat istilah menarik dari obrolan itu, yaitu silent treatment.

Anak saya Hana bercerita, saat ia sedang mempersiapkan ikut lomba debat dengan bahasa Inggris, tiba-tiba guru pembimbingnya diam, diajak ngobrol tidak memberikan respon. Ditanya, tidak menjawab. Diminta komentar, diam seribu bahasa. Anggota tim semua menangis kecuali anak saya.

Kemudian anak saya memberanikan diri menghadap sang guru dan berkata “bapak, sebenarnya salah kami apa? Maunya bapak apa? Apabila bapak tidak mengungkapkan, kami tidak mengerti apa salah kami, kami tidak mengerti apa maunya bapak. Silent treatment bagi kami sangat menyiksa lo pak.”

Mendengar cerita dan keberanian anak saya, saya langsung tertawa. Sang bungsu yang ikut mendengar cerita kakaknya langsung berkomentar “pak, Hana cocok jadi trainer tuch pak, mantab ngomongnya.” Dan cerita pun terus berlangsung hingga happy ending.

Silent treatment memang tidak nyaman. Saya pernah mendapat curhatan dari salah satu pimpinan perusahaan yang menurut saya termasuk silent treatment. Begini ungkapannya “pak Jamil, saya dimasukkan kotak, karir saya mandeg tapi saya tidak tahu apa salah saya, apa kekurangan saya. Jadi, saya juga tidak mengerti apa yang harus saya perbaiki dan benahi. Saya pimpinan tetapi tidak punya wewenang.”

Silent treatment selain menyiksa juga tidak banyak membawa perubahan dan perbaikan. Saya tidak menyarankan Anda melakukan silent treatment berkepanjangan. Saya jadi paham, mengapa sang Nabi melarang kita mendiamkan atau marah kepada saudara kita melebihi tiga hari. Silent treament melebihi tiga hari itu lebih banyak kerugiannya. Terbukalah, jujurlahlah, berbicaralah…dalam bahasa jawa spiko…ngomongo…hehehehe.

  Training For Trainer, Solusi Untuk Menjadi Trainer

 

Informasi training, coaching dan consulting: hubungi 021-29-400-100 atau 082-111-999-022

Subscribe Video Motivasi Jamil Azzaini diĀ Youtube Channel Kubik Training

Keep Sharing & Inspire Your Lovable Friends