Motivasi kerja karyawan

 

Terbentuknya karakteristik sebuah generasi tidak lepas dari perkembangan dunia yang terjadi pada saat itu, kemajuan peradaban dan informasi, ataupun reaksi terhadap apa yang terjadi pada generasi sebelumnya. Gen Y dibesarkan dalam lingkungan dan pola asuh yang berbeda. Mereka dibesarkan saat era informasi sudah berkembang sedemikian dahsyat. Mereka dengan mudah mengakses informasi yang mereka butuhkan di belahan dunia manapun, semudah menjentikkan jari atau menekan keyboard pada gadget mereka. Maka wajarlah jika mereka memiliki keluasan informasi yang sedemikian rupa.

Orangtua mereka juga sudah lebih mapan karena tingkat pendidikan yang relatif membaik. Karena itu, kesadaran mereka untuk berupaya memberikan pendidikan terbaik juga meningkat. Namun, di samping itu Gen Y juga menyaksikan bagaimana orangtua mereka bekerja keras pagi siang malam dan hanya memiliki waktu yang terbatas untuk keluarga. Maka wajar pula jika kemudian Gen Y ini bertekad untuk tidak melakukan hal yang sama. Mereka kemudian ingin bekerja di lingkungan yang fleksibel secara waktu maupun ruang yang memungkinkan mereka untuk mengatur sendiri hal-hal terkait dengan dirinya dan keluarganya.

Hal yang perlu dikembangkan dari Gen Y adalah kemampuan interpersonalnya. Mereka perlu lebih piawai dalam berinteraksi dengan orang lain. Bisa jadi pengaruh penggunaan gadget mengurangi kesempatan mereka berinteraksi secara langsung, atau adanya norma dan kesopanan di generasi yang lalu yang menurut mereka kurang pas jika diterapkan saat ini. Namun pada dasarnya, selagi interaksi dilakukan dengan sesama manusia, ada kebutuhan-kebutuhan personal yang akan relatif sama dari generasi ke generasi.

Hidup Gen Y yang sangat dimanjakan oleh teknologi yang semakin maju dimana segalanya tersedia dan relatif mudah untuk didapatkan, tentunya berpengaruh pada karakteristik mereka. Perusahaan perlu memahaminya untuk bisa berkolaborasi dengan baik dengan generasi ini. Mereka kurang cocok dengan metode instruksi, mereka lebih suka tantangan dan senang diberikan kepercayaan. Oleh karena itu, melibatkan mereka secara langsung merupakan salah satu cara yang tepat.

  Ngebosi

Perusahaan dapat mengadakan training SDM untuk menunjang karakteristik Gen Y tersebut dengan memberlakukan sistem manajemen sumber daya manusia. Training karyawan ini selain dapat mengembangkan potensi Gen Y, juga dapat meningkatkan motivasi kerja mereka sebagai karyawan baru di perusahaan. Jika ingin tahu lebih jauh mengenai Gen Y, Anda dapat mengikuti pelatihan dan pengembangan SDM dari Kubik Training dengan menghubungi Mona di nomor berikut ini: (021) 29 400 100. Salam SuksesMulia!

*Diintisarikan dari wawancara dengan salah seorang expert trainer Kubik, Ferlita Sari

 

 

Info training: follow @kubiktraining_ dan like Kubik Training

Keep Sharing & Inspire Your Lovable Friends