Kalau 3 Tanda-Tanda Ini Sudah Ada di Dirimu, Artinya Kamu Bakal Jadi Pemimpin Sukses

 

Kubik Leadership / Innovate For Impact

Tahun ini, saya banyak sekali berjumpa dengan direktur dari anak perusahaan ternama sekelas Pertamina, Astra, Telkom dan Bakrie serta perusahaan terbuka lainnya. Dan alhamdulillahnya, para direktur ini adalah mereka yang mampu membawa perusahaan yang dipimpinnya menjadi salah satu perusahaan terbaik dalam group mereka. Anak perusahaan dengan kontribusi keuntungan dan kinerja terbaik dibandingkan anak perusahaan lainnya.

Saya mengamati mereka, saya berdiskusi dengan mereka dan saya mendapat banyak pelajaran dari mereka. Apa yang membedakan mereka dibandingkan pemimpin perusahaan lainnya? Jawabnya, banyak. Tetapi ada dua hal yang menonjol. Pertama, mereka bertekad dan berkomitmen untuk memberikan kontribusi besar bagi perusahaan induknya. Kedua, mereka rela melakukan hal-hal yang enggan dilakukan oleh orang lain.

Pada kesempatan ini, saya akan sedikit mengulas point yang nomor dua, mereka rela melakukan hal-hal yang enggan dilakukan oleh orang lain. Mereka siap mengambil resiko, bekerja lebih keras dan berani mengambil keputusan besar selama dalam koridor strategi dan etika perusahaan induknya. Ada beberapa ciri menonjol yang melekat pada diri mereka.

Pertama, mereka siap diberi pekerjaan yang sulit. Banyak diantara mereka yang pada awalnya diberi amanah menjadi pemimpin di perusahaan yang merugi. Namun seiring berjalannya waktu, mereka bisa menyulap perusahaan tersebut menjadi perusahaan yang profitable, bahkan berkontribusi besar bagi perusahaan induknya. Mereka melakukan pekerjaan pekerjaan sulit dengan penuh kesabaran dan kesungguhan.

Kedua, mereka tidak malu mengakui kesalahan. Sebagian besar prinsip kerja mereka “pantang salah tetapi bila ternyata kemudian salah, akuilah.” Berdalih itu melelahkan, berdalih itu melemahkan, berdalih itu menjauhkan kita dari solusi. Ada kesalahan yang kita perbuat itu menunjukkan bahwa kita bekerja dan pernah mengambil keputusan besar. Inilah inti pelajaran yang saya dapatkan dari mereka.

  Akibat Terlalu Sering Menyalahkan Orang Lain

Ketiga, mereka barisan terdepan. Saat pimpinan atau perusahaan induk “meminta” sesuatu, merekalah orang-orang pertama yang menawarkan bantuan dan keterlibatan. Kecepatan mereka membantu bukan hanya kepada “bos” mereka tetapi juga membantu rekan sejawat dan anggota timnya.

Mereka memang beda, mereka memang istimewa. Maukah Anda seperti mereka?

 

Jamil Azzaini
CEO Kubik Leadership

 

Informasi training, coaching dan consulting: hubungi 021-29-400-100 atau 082-111-999-022

Subscribe Inspirasi Leadership Jamil Azzaini di Youtube Channel Kubik Leadership

Keep Sharing & Inspire Your Lovable Friends