Hidup Tenang Dengan Masalah

 

Kubik Leadership / Innovate For Impact

Saya dengan semangat akan ikut dalam barisan siapapun yang ingin hidup tenang. Saya dulu berpikir bahwa hidup yang tenang adalah ketika kita jauh dari masalah.

Nyatanya, masalah selalu datang silih berganti. Karena apa? karena kita punya tujuan. Perjalanan mencapai tujuan sepaket dengan resiko masalah. Semakin besar tujuan, semakin tinggi juga level masalahnya.

Jadi kalau masalah selalu ada, apakah kita bisa hidup tenang? Jawabannya bisa dengan syarat. Kita bisa hidup tenang dengan masalah, ketika fokus kita pada solusi. Ga semua orang fokus pada solusi. Ada yang terpaku hanya pada masalahnya dan kenapa masalah itu bisa muncul.

Orang yang fokus pada solusi, memilih untuk mencari apa saja alternatif solusi yang bisa membantu mereka menyelesaikan masalah. Ketika dia melihat masalah dan mencari akar penyebab, semua didudukkan pada tujuan mencari alternatif solusi yang tetap sasaran.

Jadi perhatikan, kalau Anda sibuk membahas masalah dan malah kehabisan waktu untuk menentukan solusi, Anda berarti tidak berada di track orang-orang solutif.

Seorang karyawan yang fokusnya pada masalah, ketika diberikan tugas baru yang sulit, akan sibuk pada ketakutan membuat kesalahan, dia akan sibuk ngomong sama orang lain kalau dia ga berpengalaman, dia cuma tahu sedikit, dia ga siap, dan lain-lain.

Seorang karyawan yang fokusnya pada solusi, justru akan sibuk melakukan persiapan dalam keterbatasan yang dia miliki. Yang akan sibuk nanya sama orang lain, apa yang perlu dia ketahui, apa saran dari pengalaman yang sudah pernah melakukannya, dan menenangkan diri.

Fokus pada solusi versus fokus pada masalah pada dasarnya adalah cara berpikir. Berikut ini adalah gambaran perbedaan cara berpikir diantara keduanya. Teman-teman bisa memakainya untuk referensi dalam berlatih fokus pada solusi. FM adalah singkatan dari Fokus pada Masalah. FS adalah singkatan dari Fokus pada Solusi.

  Tidak Harus Sesuai Mimpi

1. WHAT DO YOU WANT TO CHANGE? (FOKUS PADA PERUBAHAN)

FM: Ketika ada masalah, kita mau tahu kronologis kejadiannya, semakin detil semakin bagus.

FS: Saat ada masalah, kita fokus pada apa yang diinginkan untuk berubah dan kenapa penting.

2. WHERE IS YOUR POWER? (FOKUS PADA KEKUATAN)

FM: Ketika ada masalah, perasaan frustasi muncul karena melihat efek dari masalah itu pada diri kita dan kekhawatiran atas efek-efek berikutnya yang mungkin terjadi.

FS: Saat ada masalah, kita menyeimbangkan fokus. Selain secara jernih melihat efek dari masalah, kita juga melihat hal-hal apa yang baik dan potensi perbaikan selanjutnya.

3. HOW CAN YOU SOLVE? (FOKUS PADA TINDAKAN)

FM: Energi habis oleh pikiran-pikiran dan perasaan-perasaan tentang masalah yang muncul.

FS: Energi dihabiskan untuk melakukan tindakan-tindakan yang terkait dengan solusi.

Dengan fokus pada tujuan perubahan, kekuatan yang dimiliki, dan tindakan-tindakan nyata, maka kita akan terbiasa untuk menjadi pribadi yang solutif. Manfaatnya ga hanya untuk diri sendiri, tapi tentu berpengaruh juga dengan orang-orang di sekeliling kita. Piliihannya ada di kita. Mau jadi bagian dari solusi atau bagian dari masalah di dunia ini.

 

Referensi:
http://www.planetofsuccess.com/…/problem-vs-solution-focus…/

http://www.henry.org.uk/…/Top-Tips-for-Solution-Focused-Sup…

 

***

Dewi Ashuro
Rising Star Partner
Career Development Program Trainer & Coach
www.facebook.com/yourcareerpartner
www.facebook.com/groups/bintangkarier

 

Informasi training, coaching dan consulting: hubungi 021-29-400-100 atau 082-111-999-022

Keep Sharing & Inspire Your Lovable Friends