Pada awal Oktober 2014 lalu, tepatnya pada tanggal 1-3 Oktober, Kubik Training kembali mengadakan coaching and counseling leadership training di PT. Pamapersada Nusantara. Berlokasi di Banjar Baru Support Officer, Banjarmasin, training kali ini diikuti oleh 26 peserta yang merupakan para Section Head dari berbagai distrik tambang yang dimiliki oleh PT. Pamapersada Nusantara.

Tantangan yang dihadapi oleh para Section Head ini adalah adanya tugas tambahan sebagai PIC coaching dan counseling di site mereka. Namun, tugas tersebut belum dikerjakan maksimal karena kesibukan para Section Head dengan agenda meeting atau melakukan pengawasan di lapangan.

IMG-20141007-WA0025

Oleh karena itu, training kali ini bertujuan agar peserta memiliki leadership skill serta mengetahui cara coaching dan counseling yang benar dan efektif. Peserta juga diharapkan mampu mengetahui kapan saatnya memposisikan dirinya sebagai leader, coach atau konselor, tergantung dari masalah yang dihadapi anak buahnya di lapangan.

Pelatihan yang berlangsung selama 3 hari tersebut berjalan dengan lancar dan memberikan real impact yang lebih baik bagi pesertanya. Dengan dipandu oleh Ibu Ferlita Sari sebagai trainer, peserta mendapatkan banyak coaching experience yang berharga. Terutama saat praktik work-life balance wheel di depan kelas, setiap peserta sangat antusias untuk menjadi contoh role play bagi rekan-rekan lainnya.

CnC Training 1-3 Okt

Semua peserta sangat bersemangat mengikuti CnC Training

Balance wheel sendiri diadaptasi dari life wheel dimana seseorang mengidentifikasi aspek-aspek penting dalam kehidupannya dan bagaimana ia mencapai keseimbangan dengan terus mengembangkan aspek-aspek penting tersebut. Akan tetapi, pengertian balance wheel di sini bukan berarti kehidupan pekerjaan dan pribadi terpisah sama sekali. Setiap orang bisa melakukannya secara beriringan namun tetap harus fokus pada apa yang menjadi tanggung jawabnya saat itu.

  Mengapa Leader Membutuhkan Coach?

Setelah menyelesaikan program coaching dan counseling, mereka yang tadinya kurang maksimal dalam melakukan pekerjaan kini mulai menetapkan tujuan untuk meningkatkan performa kerjanya. Mereka sadar akan konsekuensi yang dihadapi jika tidak ada perbaikan sehingga menjadi lebih proaktif menetapkan sasaran yang pada akhirnya akan memaksimalkan produktivitas mereka.

 

Info training: follow @kubiktraining_ dan like Kubik Training

Keep Sharing & Inspire Your Lovable Friends