Budaya Perusahaan Yang Terinternalisasi

Oleh Jamil Azzaini, CEO Kubik Leadership

 

Banyak pimpinan perusahaan yang merasa senang karena sudah memiliki budaya organisasi. Tetapi perlu dipahami bahwa budaya bagi perusahaan bukan hanya sekedar dilaunching dan ditempel di berbagai tempat serta diteriakkan saat ada pertemuan. Budaya perusahaan yang baik itu adalah yang sudah terinternalisasi dan mendarah daging bagi sebagian besar karyawan bukan hanya menjadi perilaku sebagian orang saja.

Untuk memahami apakah budaya organisasi sudah terinternalisasi atau belum ke sebagian besar karyawan, Piti Sithi Amnuai dalam artikelnya How to Build A Corporate Culture, menyampaikan beberapa ciri.

Pertama, It must be common. Pola tingkah laku yang diharapkan sudah menjadi kebiasaan mayoritas karyawan. Misalnya, sebagian besar karyawan terbiasa bekerja hingga lewat jam kantor dan mereka tidak menuntut uang lembur. Mereka tidak mau pulang sebelum pekerjaan tuntas.

Kedua, It must habitual. Seorang pelanggan datang di counter pelayan menatap dengan senyum, sambil mengucapkan selamat pagi, siang, atau sore. Ketika pelanggan lain datang, si pelayan melakukan hal yang sama. Hal itu dilakukan selama seluruh hari, kepada setiap pelanggan yang datang.

Ketiga, It is spontaneous: teman sekerja yang sedang dalam kesulitan atau butuh pertolongan, temannya datang, secara spontan, memberikan bantuan, tanpa harus diminta lebih dahulu.

Keempat, It is a deeply-held conviction: tanpa memperdebatkan lagi, semuanya yakin bahwa mereka adalah yang terbaik, dan bahwa mereka ingin mempertahankan dan meneruskan hal itu.

Berdasarkan berbagai riset dan kajian menunjukkan bahwa budaya organisasi yang terinternalisasi kepada sebagian besar karyawan akan membuat perusahaan terus bertumbuh dan bertahan hingga generasi selanjutnya. Organisasi yang telah berabad-abad sustainable adalah organisasi keagamaan. Mengapa? Karena mereka memiliki value yang diajarkan secara turun temurun sehingga terinternalisasi di hati para pengikutnya.

  Children Mind

Apakah budaya perusahaan Anda sudah terinternalisasi ke sebagian besar karyawan? Semoga sudah, karena itulah salah satu hal yang membuat perusahaan Anda terus bertumbuh dan memenangkan persaingan.

****

Kubik Leadership, perusahaan konsultan SDM terkemuka di Indonesia yang telah membantu lebih dari 150 perusahaan termasuk diantaranya perusahaan Fortune 100 Indonesia, akan menyelenggarakan sebuah Interactive Strategic Workshop selama satu hari untuk Anda, para Top Corporate Leaders, dengan tema:

“Building a Culture of Innovation through Gamification”
Hari Kamis, 3 November 2016 di Hotel Ritz Carlton Kuningan, Jakarta

Fasilitator Workshop: Jamil Azzaini (Co-Founder & CEO Kubik Leadership), Indrawan Nugroho (CEO Cipta Innovation Consulting), Stuart Lloyd (Chief Hothead at Hotheads Innovation) dan Eko Nugroho (CEO & Lead Game Designer Kummara)

Ini adalah workshop yang langka dan satu-satunya di Indonesia. Informasi dan pendaftaran silakan hubungi 081310430833 (Dwi), 082111999022 (Kubik) atau kunjungi www.kubik.co.id/innovation

Keep Sharing & Inspire Your Lovable Friends