3 Hal Yang Harus Dimiliki Seorang Pemimpin

 

Halo leaders,

Jika Anda merasa lapar apa yang akan Anda lakukan? Tentu saja jawabannya makan. Dari mana Anda tahu bahwa perut Anda sedang lapar? Biasanya tubuh terasa lemas dan perut dapat mengeluarkan bunyi khas, apalagi waktu menunjukkan saat jam makan rutin Anda. Mudah saja mengatasi perut yang lapar.

Tapi, kebanyakan kita tidak mengetahui jika yang merasa lapar adalah jiwa, emosional, atau spiritual kita. Tahukah Anda, ada kalanya sebagai seorang leader Anda pun mengalami “kelaparan”, apa yang harus dilakukan jika jiwa, emosional, atau spiritual yang lapar?

Apa ciri bahwa jiwa Anda sedang lapar? Pernahkah Anda mengalami saat kehidupan sedang tidak memihak Anda, saat Anda merasa “jatuh” Anda merasa semangat yang ada tidak bisa diandalkan, tim Anda sepertinya tidak memberi respon seperti yang Anda inginkan karena Anda tidak tahu bagaimana lagi cara memotivasi mereka. Anda merasa harus kembali mengingat kalimat-kalimat inspiratif yang bisa memotivasi Anda, membaca koleksi buku motivasi yang Anda punya dan ternyata itu tidak cukup membantu, Anda masih lapar. Dari manakah sumber makanan untuk jiwa, emosional dan spiritual yang lapar? Lalu apa yang seharusnya Anda lakukan?

Selain menginspirasi dan memotivasi diri sendiri (self motivation) dengan membaca buku, ada 3 hal yang harus Anda miliki sebagai seorang leader, yaitu:

1. Milikilah guru expert.
Agar keahlian Anda sebagai leader semakin meningkat, Anda perlu selalu berkomunikasi dengan seorang yang berpengalaman dan ahli di bidang yang Anda tekuni.

2. Milikilah guru spiritual.
Selain guru expert di bidang yang Anda tekuni, milikilah guru spiritual yang akan membimbing hidup Anda. Tujuannya adalah menjadikan Anda leader yang expert tapi hidup spiritual Anda tidak gersang.

  3 Cara Efektif Tingkatkan Kinerja Tim di PT. Telkomsel

3. Milikilah guru kehidupan.
Guru ini sukses menjalani hidup. Kehidupannya sukses, harta, tahta, kata dan cinta telah ia miliki, kehidupannya tidak hanya sukses tapi juga kebermanfaatan dirinya untuk banyak orang besar sekali. Ia telah Sukses Mulia.

Ketiga guru ini akan menjadi makanan bagi jiwa, emosional dan spiritual Anda yang lapar. Hakikatnya, seorang manusia tidak berguru kepada selain manusia, buku memang akan memberikan pelajaran berharga dan bisa memotivasi, namun gurunya Anda adalah guru bukan buku.

Leaders,
Anda perlu memahami, berguru pun ada ababnya, ada etikanya. Adab seorang murid terhadap guru salah satunya adalah merendahkan hati, agar Anda mendapatkan ilmu dengan baik, pesan yang disampaikan oleh guru dapat dipahami dan meresap dalam hati sehingga Anda mudah mengamalkannya.

“Rendahkanlah hati Anda. Ingat, air mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah. Ilmu guru mengalir jika Anda merendahkan hati.” (Jamil Azzaini)

Selamat berguru, kenyangkanlah jiwa, emosional dan spiritual Anda dengan mengumpani pikiran Anda dan emosi Anda dengan berguru kepada mereka yang bisa memberikan ilham, motivasi dan menginspirasi.

Salam SuksesMulia

 

Eko S. Nugroho
Direktur Rumah Sakit Mekar Sari Bekasi
Founder & Owner VNV Mediesteti Klinik
Co-Founder Medical Preneur Institute

 

*tulisan ini terinspirasi dari buku “Tuhan, inilah proposal hidupku” Langkah 3.2 carilah guru expert, guru spiritual, dan kehidupan karya gurunda Jamil Azzaini

Keep Sharing & Inspire Your Lovable Friends